
Memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD), anak mulai dihadapkan pada rutinitas akademis yang lebih padat dibanding masa TK. Banyak orang tua bingung mengatur jadwal harian: kapan anak harus fokus mengerjakan PR, kapan boleh bebas bermain, serta bagaimana menjaga kecukupan waktu istirahatnya.
Menyusun ritme harian yang tepat sangat penting agar anak tidak cepat jenuh, tidak kelelahan, dan tetap menikmati masa kecilnya.
Salah satu perdebatan utama orang tua adalah apakah anak SD harus langsung mengerjakan PR sepulang sekolah atau membiarkannya bermain dulu.
Aturan "Jeda 30–60 Menit": Setelah seharian belajar di sekolah, otak dan tubuh anak membutuhkan waktu untuk reset. Jangan langsung menyuruhnya membuka buku begitu sampai di rumah.
Waktu Emas (Golden Hour): Waktu terbaik untuk mengerjakan PR adalah sore hari sekitar pukul 15.30 – 17.00 (setelah makan siang/camilan dan istirahat singkat) atau malam hari pukul 18.30 – 19.30 (setelah mandi dan makan malam).
Hindari Mengerjakan PR Mendekati Jam Tidur: Mengerjakan tugas di atas jam 20.00 hanya akan membuat anak frustrasi karena kondisi fisik dan otaknya sudah lelah.
Bermain bukanlah kegiatan "buang-buang waktu", melainkan kebutuhan krusial untuk perkembangan sosial, emosional, dan motorik anak.
Main Fisik/Luar Ruangan (16.00 – 17.30): Waktu sore hari sangat ideal untuk aktivitas fisik seperti bersepeda, main bola, atau berlari di luar rumah. Sinar matahari sore dan bergerak bebas membantu menyalurkan energi berlebih anak.
Bermain Bebas / Screen Time Terbatas (17.30 – 18.00): Jika anak ingin menonton TV atau bermain game, batasi porsinya maksimal 30–60 menit dan selesaikan sebelum jam makan malam.
Jawabannya: Tergantung kebutuhan dan usia anak.
Kelas 1–2 SD: Tidur siang selama 30–60 menit masih sangat disarankan untuk membantu memulihkan stamina dan menjaga kestabilan emosi anak hingga malam hari.
Kelas 3–6 SD: Tidak wajib tidur siang jika anak tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Namun, berikan "quiet time" (waktu tenang) selama 30 menit sepulang sekolah—seperti berbaring santai, membaca buku cerita, atau mendengarkan musik—tanpa menggunakan gawai.
Anak usia SD (6–12 tahun) membutuhkan waktu tidur malam sekitar 9 hingga 11 jam setiap harinya.
Jam Tidur Ideal: Usahakan anak sudah berada di atas kasur pada pukul 20.30 – 21.00 agar bisa bangun segar di pagi hari pukul 05.30 atau 06.00.
Rutinitas Sebelum Tidur (Bedtime Routine): Matikan semua layar gawai atau TV 1 jam sebelum tidur. Ganti dengan aktivitas menenangkan seperti cuci kaki, gosok gigi, dan membaca buku cerita bersama. Tidur malam yang cukup sangat berdampak pada daya ingat dan daya tahan tubuh anak.
Belum ada komentar. Bagikan opini Anda!